Ketenangan warga PSHT di Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan Terusik Oleh Aksi Premanisme
1 min read

Ketenangan warga PSHT di Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan Terusik Oleh Aksi Premanisme

Korlap | Pasuruan – Diketahui Seorang oknum dari luar organisasi bernama Nuri Setiawan bersama kelompoknya diduga melakukan pengeroyokan di lokasi tempat latihan PSHT Rejoso. Insiden ini memicu reaksi keras karena dilakukan di area yang seharusnya menjadi tempat pendidikan mental dan fisik. Keamanan Siswa Adalah Prioritas

​Menanggapi insiden yang terjadi di wilayahnya, Ketua PSHT Ranting Rejoso, Reza Alfatah, memberikan pernyataan resmi. Ia menegaskan bahwa pihak organisasi tidak akan tinggal diam atas gangguan yang dilakukan oleh pihak luar terhadap anggotanya yang sedang berlatih.

​”Kami sangat menyayangkan adanya oknum luar yang masuk pekarangan tempat saya tanpa ijin dan melakukan kekerasan di tempat latihan kami. Tindakan saudara Nuri Setiawan dan kawan-kawan ini sangat tidak berdasar. Kami memastikan akan mengawal kasus ini hingga tuntas demi keamanan dan kenyamanan para siswa kami saat berlatih,” ujar Reza Alfatah. 17 April 2026.

​Etar Kutuk Keras Premanisme, Segera Tangkap Pelaku ​Kecaman tajam, yang secara terbuka mengutuk aksi kekerasan tersebut. Ia menilai tindakan Nuri Setiawan dkk sebagai bentuk arogansi yang melanggar hukum dan harus segera ditindak tegas agar tidak menimbulkan gejolak di masyarakat.

​”Saya mengutuk keras tindakan kekerasan dan pengeroyokan yang dilakukan oleh Nuri Setiawan dkk. Ini adalah tindakan pengecut dan murni perbuatan kriminal yang tidak bisa ditoleransi,” tegas Etar saat dimintai keterangan.

​Lebih lanjut, Etar mendesak aparat kepolisian untuk segera mengambil langkah nyata sebelum situasi semakin memanas. Meminta Polres Pasuruan/Polsek Rejoso segera menjemput paksa para pelaku.

Etar Menegaskan bahwa tidak ada orang yang kebal hukum, terlepas dari siapa pun di belakangnya. Berharap kepolisian bertindak cepat agar warga tidak mengambil tindakan sendiri.

​Saat ini, identitas para pelaku sudah dikantongi oleh pihak terkait. Barang bukti dan saksi-saksi di lokasi kejadian telah dikumpulkan untuk memperkuat laporan kepolisian.

Keluarga besar PSHT Rejoso mengimbau seluruh anggota untuk tetap tenang dan satu komando menunggu perkembangan dari pihak berwajib.

Reporter : Korlap

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *